Word Slash adalah sebuah eksperimen game berbasis HTML5 Canvas yang menggabungkan elemen edukasi mengetik dengan mekanik aksi yang adiktif. Dikembangkan menggunakan teknologi web murni (Vanilla JavaScript), game ini menantang pemain untuk menghancurkan kata-kata yang muncul di layar dengan cara mengetiknya secara cepat—mirip dengan sensasi menebas buah di Fruit Ninja. Proyek ini mendemonstrasikan kemampuan teknis dalam mengelola real-time rendering, sistem leveling dinamis, dan deteksi input yang presisi, menjadikannya bukti kemahiran dalam membangun aplikasi interaktif yang ringan namun berperforma tinggi tanpa bantuan library eksternal.
Sebuah permainan ketangkasan mengetik yang dibangun menggunakan teknologi web standar untuk performa maksimal dan aksesibilitas instan.
Gameplay Features
Slash-on-Type: Mekanik utama di mana kata akan terpotong secara visual saat pemain berhasil mengetiknya dengan benar.
Dynamic Difficulty: Sistem level otomatis yang meningkatkan kecepatan dan panjang kata seiring meningkatnya skor pemain.
Arcade Experience: Fokus pada kecepatan tangan dan akurasi untuk mencapai level tertinggi.
Lightweight & Fast: Karena hanya menggunakan standar HTML5, game ini dapat berjalan lancar di hampir semua browser modern tanpa beban loading yang berat.
Technical Stack
Graphics:HTML5 Canvas API untuk rendering objek dan efek visual secara real-time.
Logic:Vanilla JavaScript (ES6+) untuk menangani game loop, collision detection (konseptual), dan manajemen state.
Structure & Style:HTML5 & CSS3 untuk layouting area permainan yang responsif.
Development Highlights
Game Loop Implementation: Mengatur siklus update dan draw secara manual untuk memastikan pergerakan kata tetap halus.
String Manipulation Engine: Logika deteksi input karakter yang membandingkan ketikan pengguna dengan target kata secara real-time.
Procedural Word Generation: Sistem yang menarik kata dari library internal dan mengatur posisi kemunculannya secara acak di area Canvas.
No-Dependency Build: Berhasil membangun pengalaman game yang utuh hanya dengan teknologi inti web, menunjukkan pemahaman kuat pada fundamental pemrograman web.